Minggu, 27 Desember 2009

Al-Qaradhawi: Pembangunan Tembok Mesir Hukumnya Haram

Ketua Persatuan Ulama Muslim Sedunia, Dr. Yusuf Al-Qaradhawi meminta Mesir untuk menghentikan pembangunan tembok baja yang dibangun di sepanjang perbatasan Mesir dan Jalur Gaza. Ia menyatakan bahwa pembangunan ini sebagai "tindakan yang dilarang dalam Islam".

Qaradhawi mengatakan dalam copy-an pernyataan yang diterima oleh Al Jazeera Net, bahwa pembangunan tembok baja hukumnya haram dalam Islam, sebab proyek ini dimaksudkan untuk menghentikan segala bantuan ke Gaza, meningkatkan pengepungan dan kelaparan bagi rakyat Gaza, merendahkan dan menekan mereka sehingga mau berlutut dan menyerah kepada keinginan Israel.

"Benar bahwa Mesir bebas dan mempunyai hak kedaulatan atas negara mereka, tetapi mereka tidak bebas untuk membantu dalam membunuh kaumnya, saudara-saudara dan tetangganya di Palestina," ungkap Qaradhawi. Ia menekankan bahwa hal ini tidak boleh terjadi baik dari sisi arabisme karena adanya nasionalisme arab, dari sisi keislaman karena adanya ukhuwwah islamiyah, dan juga dari sisi kemanusiaan karena adanya keharusan menjaga persaudaraan kemanusiaan.

Qaradhawi juga menekankan bahwa tembok yang dibangun oleh Mesir tidak ada bandingannya selain tembok pemisah yang dibangun Israel belum pernah terjadi sebelumnya. "Israel membangun tembok pemisah untuk mencekik rakyat Palestina, dan Mesir sedang membangun tembok lain yang pada ujungnya adalah untuk kepentingan Israel." tegas Qaradhawi.

Ia juga meminta Mesir untuk membuka penyeberangan Rafah bagi rakyat Gaza, bukannya mencekik rakyat Gaza dan ikut berpartisipasi dalam pembunuhan. Ia menegaskan bahwa pembukaan gerbang Rafah wajib hukumnya menurut Islam dan undang-undang, sebab bagi rakyat Gaza gerbang Rafah adalah paru-paru untuk bernafas.

Qaradhawi meminta kepada rakyat Palestina agar kembali ke terowongan yang ada agar mereka bisa mendapatkan alternatif dari gerbang yang hampir setiap hari ditutup, walaupun yang datang adalah rombongan yang membawa bantuan kemanusiaan. "Apabila mereka juga dilarang memasuki terowongan ini, itu artinya berkata kepada mereka, matilah kalian dan hiduplah Israel." tegas Qaradhawi.

Ia juga menyerukan semua kawan dari Mesir untuk memberikan tekanan agar Mesir dapat manarik diri dari kejahatan ini yang tidak memiliki pembenaran ini. Ia mengajak Liga Arab dan Organisasi Konferensi Islam untuk ikut turun tangan menghentikan tragedi ini. (sn/alj/umr)

sumber ERA MUSLIM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments system

Disqus Shortname