Jumat, 08 Januari 2010

Qardhawi menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Prof. ad-Deeb

Sorang fakir di hadapan Allah : Yusuf Al-Qardhawi,  berbelasungkawa - mendoakan pengharapan (ihtisab) kepada Allah SWT  atas meninggalnya saudaranya seperjuangan saat muda, dewasa bahkan hingga tua, seorang alim robbani, seorang peneliti dan muhaqqiq, beliau adalah al-Allamah Prof. Dr. Abdul Adzhim Mahmud Ad-Diib. Beliau meninggal pada pagi hari 20 Muharrom 1431 H, bertepatan dengan 6 Januari 2010 di Rumah Sakit Hamad di Doha, setelah menjalani operasi. Beliau telah dimakamkan di Doha, dan di sholatkan setelah Ashar pada hari itu oleh saudara-saudaranya, murid-murid dan orang-orang yang mencintainya.
Dr Deeb telah mengabdikan hidupnya untuk ilmu dan pengajarannya, menyebarluaskannya dan menjaga kitab-kitab warisan umat. Beliau melakukan penelitina tahqiq kitab-kitab Ushul Fiqh, dan ini menjadi bukti yang sangat nyata tentang kepiawaiannya dalam seni meneliti (tahqiq) kitab.

Dr. Deeb telah menjalani kehidupannya di Qatar sebagai dosen dan profesor universitas, telah banyak generasi lahir dari tangan dinginnya. Sangat dicintai murid-muridnya, baik mahasiswa maupun mahasiswa. Karena beliau menganggap  mengajar adalah sebuah misi, bukan hanya sekedar tugas atau pekerjaan.

Dia menjalani hidupnya jauh dari sorotan media, meski desakan media kepadanya. Beliau menemui Tuhannya dalam kondisi iklas dan setia tanpa ternoda dengan gangguan duniawi. Bahkan beliau telah mengikhlaskan agamanya kepada Allah.  Kami menganggap beliau seperti itu, dan Allah lah yang akan menilainya. Dan sekali-kali kami menganggap suci seorangpun yang berlawanan dengan penilaian Allah SWT.

Semoga Allah SWT mengampuni Abdel Azim El-Deeb, dan membuat tempat istirahatnya adalah Surga Firdaus yang tinggi. Semoga Allah membalas apa yang telah ia berikan untuk agama dan umatnya, dan bagi ilmu dan dakwah, dengan balasan yang Allah berikan kepada para ulama yang beramal, para imam dan robbaniyin, dan semoga Allah SWT memberikan bagi umat ini pengganti yang baik.

Sesungguhnya Kita adalah kepunyaan Allah, dan kepada-Nya lah kita akan kembal.
Yusuf al-Qaradawi

diterjemahkan dari Qaradawi Net

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments system

Disqus Shortname