Minggu, 07 Februari 2010

Qardhawi : Foto-foto saya di tepi Barat adalah Tindakan Penipuan

Dalam komentar pertamanya Syikah Yusuf Qardhawi, presiden persatuan ulama Islam internasional terkait atas insiden pemasangan poster-poster bergambar dirinya di tepi barat sedang berjabat tangan dan berpelukan dengan para rabbi Yahudi, Syaikh Qardhawi menyatakan bahwa hal tersebut membuktikan bahwa pihak otoritas Palestina telah melakukan penipuan dan kebangkrutan.

Qardhawi menyatakan hal itu dalam sebuah khutbah Jumat di sebuah masjid di Doha Qatar. Ia mengatakan bahwa pihak otoritas Palestina telah mendistribusikan foto-fotonya di tepi barat, dan memberikan komentar yang berusaha menggambarkan bahwa Syaikh Qardhawi telah mengeluarkan fatwa agar Mahmud Abbas di rajam karena mendukung Israel menyerang Gaza, padahal Qardhawi sendiri membuka lengannya untuk para rabbi Yahudi.

Dalam khutbah jumatnya Syaikh Qardhawi berkata: "Hal inilah yang memperlihatkan otoritas Palestina benar-benar telah melakukan penipuan dan kebangkrutan." Qardhawi menjelaskan bahwa para rabbi yang berkunjung ketempatnya serta berjabat tangan bahkan berpelukan dengan dirinya, merupakan rabbi Yahudi yang menentang pendirian negara Israel dan anti zionisme.

Sebelumnya Syaikh Qardhawi telah menyerukan agar presiden otoritas Palestina, Mahmud Abbas untuk di rajam di Makkah, setelah Abbas meminta penundaan pemungutan suara - terkait mengenai laporan dari Goldstone yang mengutuk kejahatan Zionis Israel sewaktu mereka melakukan agresi di jalur Gaza.

Atas alasan inilah pihak otoritas Palestina di tepi Barat melancarkan kampanye yang menyerang Syaikh Yusuf Qardhawi baik lewat isi khutbah jumat maupun pemasangan poster-poster di tepi barat yang memperlihatkan Syaikh Qardhawi berjabat tangan dengan orang-orang Yahudi. Hal ini dimaksudkan untuk menggambarkan bahwa Syaikh Qardhawi pada dasarnya bermuka dua, di satu sisi ia menyerukan untuk perang melawan Israel sedangkan di sisi lain ia malah berjabatan tangan dengan para rabbi Yahudi.(fq/imo)

sumber : eramuslim.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments system

Disqus Shortname