Minggu, 28 Februari 2010

Alhamduliilah, Syaikh Qaradhawi sukses menjalani Operasi Batu Ginjal di Arab Saudi

  Doha –Dr Yusuf Qardawi,  Ketua Persatuan Ulama Muslimin Internasioanl, telah melewati dengan sukses sebuah operasi selama beberapa hari terakhir ini di salah satu rumah sakit di Riyadh, Arab Saudi.

Saat ini beliau telah memulai  fase pemulihan kesehatan, dan menerima sejumlah percakapan dan komunikasi dari para sahabat di Dhoha untuk meyakinkan kabar dan saling menyambung silaturahmi.

Menurut  Harian Al-Sharq yang terbit di Dhoha, sesuatu yang ditunggu-tunggu adalah Syaikh Qardhawi bisa kembali ke Doha dengan selamat, setelah beberapa hari  ini dan setelah mendapat rekomendasi penuh para dokter atas kestabilan kesehatan beliau.

Operasi ini diputuskan  ini setelah Syaikh Qardhawi merasakan beberapa rasa sakit yang terus meningkat, sehingga mengharuskan adanya operasi bedah untuk memecah batu ginjal. Semua proses pengobatan ini di jalankan atas pengawasan penuh pejabat senior di Kerajaan Saudi Arabia.

 diterjemahkan dari : Qaradhawi.net (28 Feb 2010)

Minggu, 07 Februari 2010

Qardhawi : Foto-foto saya di tepi Barat adalah Tindakan Penipuan

Dalam komentar pertamanya Syikah Yusuf Qardhawi, presiden persatuan ulama Islam internasional terkait atas insiden pemasangan poster-poster bergambar dirinya di tepi barat sedang berjabat tangan dan berpelukan dengan para rabbi Yahudi, Syaikh Qardhawi menyatakan bahwa hal tersebut membuktikan bahwa pihak otoritas Palestina telah melakukan penipuan dan kebangkrutan.

Qardhawi menyatakan hal itu dalam sebuah khutbah Jumat di sebuah masjid di Doha Qatar. Ia mengatakan bahwa pihak otoritas Palestina telah mendistribusikan foto-fotonya di tepi barat, dan memberikan komentar yang berusaha menggambarkan bahwa Syaikh Qardhawi telah mengeluarkan fatwa agar Mahmud Abbas di rajam karena mendukung Israel menyerang Gaza, padahal Qardhawi sendiri membuka lengannya untuk para rabbi Yahudi.

Dalam khutbah jumatnya Syaikh Qardhawi berkata: "Hal inilah yang memperlihatkan otoritas Palestina benar-benar telah melakukan penipuan dan kebangkrutan." Qardhawi menjelaskan bahwa para rabbi yang berkunjung ketempatnya serta berjabat tangan bahkan berpelukan dengan dirinya, merupakan rabbi Yahudi yang menentang pendirian negara Israel dan anti zionisme.

Sebelumnya Syaikh Qardhawi telah menyerukan agar presiden otoritas Palestina, Mahmud Abbas untuk di rajam di Makkah, setelah Abbas meminta penundaan pemungutan suara - terkait mengenai laporan dari Goldstone yang mengutuk kejahatan Zionis Israel sewaktu mereka melakukan agresi di jalur Gaza.

Atas alasan inilah pihak otoritas Palestina di tepi Barat melancarkan kampanye yang menyerang Syaikh Yusuf Qardhawi baik lewat isi khutbah jumat maupun pemasangan poster-poster di tepi barat yang memperlihatkan Syaikh Qardhawi berjabat tangan dengan orang-orang Yahudi. Hal ini dimaksudkan untuk menggambarkan bahwa Syaikh Qardhawi pada dasarnya bermuka dua, di satu sisi ia menyerukan untuk perang melawan Israel sedangkan di sisi lain ia malah berjabatan tangan dengan para rabbi Yahudi.(fq/imo)

sumber : eramuslim.com

Rabu, 03 Februari 2010

Forum Sahabat dan Murid Qardhawi yang Kedua akan digelar Jumat besok

Doha – Akan digelar pada Jumat depan –insya Allah- di Doha, forum resmi temua sahabat dan murid Qardhawi, dengan fokus utama akan membahas fiqh qardhawi dan manhaj pertengahannya (wasatiyah), serta peranannya dalam meletakkan pondasi madrasah wasathiyah kontemporer dalam bidang fiqh.

Direncanakan dalam pertemuan tersebut, selama sepekan penuh akan membahas seputar manhaj fiqh dan dakwah Syeikh Qardhawi, dimana Syekh Qardhawi akan berdialog dengan para peserta, menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar dasar manhaj wasatiyahnya yang terkenal dengan cara pandangan yang menyeluruh (overall vision), yang seimbang dan mencerahkan, yang berpijak di atas landasan kemudahan dalam fatwa dan dakwah. Juga manhaj yang menyeimbangkan antara prinsip-prinsip syar’I dan perkembangan kontemporer. Begitu pula manhaj yang berpijak atas ijtihad yang bersumber dari ahlinya dan pada tempatnya, dan atas dasar dialog terbuka, serta toleransi pada yang mereka yang berbeda.

Pengorganisasian Forum ini adalah sebagai bentuk pelaksanaan atas rekomendasi dari Forum Pertama yang diadakan dan diperluas di Doha pada bulan Juli 2007. Forum Jumat besok nanti akan berformat tertutup dan terbatas pada setidaknya 60 peneliti dan akademisi dari para sahabat dan murid Qardhawi. Yang terkenal diantaranya adalah Dr . Issam al-Bashir (Mantan Menteri Wakaf Sudan), Dr. Salman al-Audah (Arab Saudi), Dr. Tareq Suwaidan (Kuwait), dan Sheikh Rashid Ghannouchi (Tunisia), Dr. Gerakan (Maroko), Dr. Mohiuddin Ali Al-Quradaki (Qatar).

sumber : diterjemahkan dari qaradawi.net

Kamis, 28 Januari 2010

Qardhawi kembali difitnah Ramallah

dakwatuna.com - Tepi Barat, Otoritas Abbas di Ramallah terus melancarkan kampanye negatif terhadap Syaikh Yusuf Qardhawi melalui iklan komersial (reklame) di jalan-jalan kota-kota besar di Tepi Barat. Tujuannya untuk mencela Syaikh Qardhawi di berbagai kota di Tepi Barat. Kampanye ini berada di bawah pengawasan langsung gerakan Fatah dan Kantor Kepresidenan.
Otoritas Abbas di Ramallah mencoba untuk memanfaatkan ketidaktahuan warga mengenai rincian berbagai peristiwa yang berkaitan dengan Syaikh Qardhawi untuk memfitnah beliau di depan orang.
Perusahaan periklanan yang dikelola oleh Tarek Abbas, putra Mahmud Abbas, dalam beberapa hari terakhir, memasang reklame di kota Ramallah dan kota-kota lain di Tepi Barat berupa gambar-gambar Syaikh Qardhawi yang sedang bertemu dengan rabi Yahudi. Tertulis dalam reklame tersebut: “Pertemuan-pertemuan Qardhawi dengan orang-orang Israel”.
Melalui papan reklame tersebut gerakan Fatah dan otoritas Ramallah ingin meyakinkan warga Palestina bahwa Syaikh Qardhawi menemuai orang-orang Israel dan melakukan normalisasi dengan mereka.
Padahal faktanya pertemuan terebut, yang dilakukan Syaikh Qardhawi dengan para rabi Yahudi dari gerakan “Neturei Karta” yang anti Zionisme dan menolak pendirian negara Israel. Mereka menyakini wilayah Palestina dari laut hingga sungai. Dan itu adalah sikap politik mereka yang lebih maju dari pada sikap otoritas Ramallah dan kelompok kompromi.
Karena warga negara Palestina tidak tahu banyak tentang gerakan “Neturei Karta”, maka ketika mereka melihat foto-foto mereka yang bertemu Syaikh Qardhari, dalam pikiran mereka, mereka para rabi terebut adalah kaum Zionis ekstremis dan kawanan perampas yang menjajah Palestina. Otoritas Abbas sengaja menyesatkan warga dengan iklan yang menggambarkan citra negatif Syaikh Qardhawi. (asw/ip)

sumber DAKWATUNA

Kamis, 21 Januari 2010

Ulama Palestina minta al-Qaradhawi tetap dukung Palestina

dakwatuna.com – Gaza, Persatuan Ulama Palestina, Selasa (19/1), menggelar konferensi mendukung Syaikh Yusuf Qaradhawi, presiden “The World Federation of Muslim Scholars” di kantor pusatnya di kota Gaza. Wakil Ketua Persatuan Ulama Palestina, Dr. Salim Salamah mengecam kampanye tendensius terhadap Syaikh Qaradhawi. Karena dia adalah tokoh ulama yang selama ini berjuang membela Palestina. “Kami menyesal dengan apa yang diucapkan oleh beberapa dari mereka yang berasal dari Otoritas di Ramallah yang menyerang Anda secara vulgar. Mereka dan sejenisnya tidak akan mengurangi kemampuan Anda.”

Persatuan Ulama Palestina mengingatkan tentang peran besar Syaikh Qardhawi dalam berbagai kesempatan. Terakhir adalah seikapnya terhadap pembangunan “tembok baja” Mesir di perbatasan Jalur Gaza, serta dukungannya yang terus menerus untuk membebaskan Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha.

Sementara itu Dr. Hassan al Gugu, ketua “Dewan Tertinggi Pengadilan Islam”, mengecam kampanye fanatik terhadap Syaikh Qaradhawi. “Untuk kepentingan siapa menyerang ulama yang mulia ini?! Apakah untuk kepentingan Amerika, yang menempatkan Qardhawi pada daftar teroris atau untuk kepentingan orang Yahudi yang melihat dengan cemas ancaman tokoh ini, terutama fatwa-fatwanya yang mendukung perlawanan?!”

Dr. Hassa menyerukan, “Kami katakan kepada orang-orang ini, Kembalilah ke akal sehat kalian. Katakan kebenaran secara lengkap, jangan dikurangi. Seharusnya seorang khatib dan dai tidak menjadi tabir buat penguasa yang lalim. Seharusnya membela masalah-masalah bangsa dan nasibnya,” merujuk pada edaran khutbah wajib bagi para imam dan khatib di Tepi Barat untuk menyerang Syaikh Al-Qardhawi pekan lalu. (asw/ip)

sumber DAKWATUNA

Resensi Buku Fiqh Negara Dr. Yusuf Qardhawi

Judul Asli:  Min Fiqh ad-Daulah fil Islam Terjemahan: Fiqih Negara Penulis : Dr. Yusuf Qardhawy Penerjemah: Syafril Halim Penerbit...